CCF Salemba
sabtu 8 november pk. 13.00
KINEFORUM
selasa 25 november pk. 19.30
jumat 28 november pk. 19.30
|
Le Cas Pinochet
karya Patricio Guzman
2001, 110 minutes, versi spanyol teks inggris
Pada tahun 1998, jenderal Pinochet berangkat ke Inggris untuk bersenang-senang. Ia tinggal disana selama lebih dari 500 hari dan ditangkap atas perintah hakim asal Spanyol Balthasar Garzon untuk menjadi tahanan rumah. Patricio Guzman yang berasal dari Chili, pergi ke Paris pada waktu itu dan langsung membuat proyek dokumenter mengenai satu-satunya peristiwa unik dalam sejarah : seorang diktator yang ditakuti oleh hakim mancanegara setelah 25 tahun berkuasa.
Patricio Guzman membuat film yang sangat dalam : diawali dengan tanah kering di Chili sebagai usaha untuk menemukan kembali jejak orang yang hilang dari regim yang masih saja tidak mengakuinya. Kita juga diajak untuk menggali kenangan dari mereka yang menjadi saksi penyiksaan berat di penjara. Kita menggali untuk dapat memahami alasan-alasan terdalam yang dapat kita simpulkan dari peristiwa tersebut.
|

|
|
Semaine de la Critique, Cannes 2001
Grand Prix, FID Marseille 2001
|
CCF Salemba
sabtu 1 november pk. 13.00
KINEFORUM
senin 24 november pk. 14.15
kamis 27 november pk. 19.30
|
Le Cercle des noyés
karya Pierre-Yves Vandeweerd
2007, 75 minutes, versi prancis teks inggris
“Lingkaran mereka yang terbenam” adalah nama yang diberikan kepada para tahanan politik hitam di Mauritania yang dikurung mulai tahun 1986 di benteng bekas koloni Oualata. Ba Fara adalah salah satu dari mereka. Bersama-sama ia menulis satu dari banyak halaman gelap dari sejarah kontemporer Mauritania.
Diceritakan dengan bahasa rakyat jelata, film ini lebih intens dan penuh harga diri. Seperti Abdellatif Laabi, narator membangkitkan kehidupan para pekerja paksa bersama kawan-kawannya yang malang. Semua jenis penghinaan pernah mereka alami. Kerja paksa, siksaan, kelaparan dan penyakit yang menimpa mereka yang terasing selama bertahun-tahun yang lalu, tanpa ada kontak dengan dunia luar.
|

|
KINEFORUM
senin 24 november pk. 17.30
jumat 28 november pk. 14.15
|
De guerre lasses
karya Laurent Bécue-Renard
2003, 98 minutes, versi asli teks inggris
Di Srebrenica, sekitar 7000 pria menghilang pada tanggal 12 Juli 1995 dan menjadi korban kekejaman militer. Istri, ibu, saudara perempuan, tak jemu-jemunya mencari, menanyakan dalam keheningan dan penderitaan tanpa henti. Asosiasi Vive Zene berdiri dengan misi menampung wanita-wanita dari Bosnia yang mencari kembali kehidupan mereka.
Selama setahun, sutradara mengikuti tugas asosiasi ini. Sebuah kesaksian mengenai rekonstruksi yang sulit untuk kembali kepada kehidupan dan harga diri mereka.
|

|
|
Prix du Film de la paix au Festival International du Film de Berlin 2003
|
CCF Wijaya
sabtu 15 november pk. 13.00
|
Guerre et santé
karya Michel Vuillermet
1996, 52 minutes, versi prancis teks inggris
Dengan mengubah keluasan dan sifatnya, perang masa kini membuat masyarakat luas sebagai korban utama. Dilahirkan pada akhir abad ke-19 oleh Henri Dunant, kegiatan kemanusiaan berusaha menjawab kebiasaan buruk kematian sebagai akibat dari pertikaian besar.
Melalui berbagai pengakuan dari dokter-dokter di medan perang, film ini menapak tilas sejarah tragis dari aksi kemanusiaan yang pada tahun 1994 menimpa Rwanda.
|

|
CCF Wijaya
sabtu 8 november pk. 13.00
KINEFORUM
rabu 26 november pk. 17.30
minggu 30 november pk. 17.30
|
Invente-moi un pays
karya Catalina Villar
2005, 58 minutes, versi prancis teks inggris
Catalina Vilar mengajak anak-anak yang belajar hidup di pengasingan di Prancis untuk membuat film mengenai mereka : sebuah film pendek fiksi dimana proses pembuatannya menjadi materi sebuah dokumenter. Mereka berumur antara 8 dan 12 tahun dan tinggal di sebuah CADA (pusat penampungan bagi para peminta suaka) di kota Melun. Mereka meninggalkan negara mereka yang dilanda perang atau dalam ketegangan yang sengit. Bersama-sama mereka menyatukan kisah seorang anak yang tinggal di negeri jauh tanpa ada pilihan lain. Anak ini melakukan perjalanan panjang dan akhirnya tiba di Prancis dimana ia harus memulai sebuah kehidupan yang baru.
Kisah ini sesungguhnya seperti kisah mereka sendiri. Sarasehan film menjadi ladang bagi anak-anak untuk mengungkapkan kenangan-kenangan mereka. Mengajak mereka terlibat dalam segala diskusi mengenai rasisme atau agama ataupun berbagi pengalaman mengenai Prancis...
|

|
KINEFORUM
rabu 26 november pk. 17.30
minggu 30 november pk. 17.30
|
Leçon de Biélorusse
karya Miroslaw Dembinski
2006, 56 minutes, versi asli teks inggris
Tak lama setelah runtuhnya Soviet, angin kebebasan berhembus di Universitas Minsk. Namun dengan hadirnya Lukachenko pada tahun 1995, Bielorusia menjadi kelam kembali di bawah pemerintahan diktatur. Walaupun ditekan habis-habisan, kaum muda dari negara ini mencoba bertahan terhadap pemerintah yang berkuasa.
Intelek dan berbakat, para mahasiswa bergerak dan menuntut demokratisasi di Bielorusia. Mereka mengungkapkan suara mereka dengan berbagai cara, terutama dengan musik yang menjadi semacam tali pengikat. Mereka sangat yakin bahwa suatu hari nanti Bielorusia akan menjadi negara yang merdeka.
|

|
|
Festival International du film documentaire, Amsterdam 2006
Festival du Film de Cracovie 2007
Festival International des droits de l’Homme – One World, Prague 2007
|
CCF Wijaya
sabtu 22 november pk. 13.00
|
La liste de Carla
karya Marcel Schüpbach
2006, 105 minutes, versi prancis teks inggris
Di tengah-tengah sidang Mahkamah Internasional untuk ex-Yugoslavia, Carla del Ponte berusaha mendapatkan surat penahanan para penjahat perang yang masih bebas. Untuk pertama kalinya sebuah kamera masuk ke dalam ruang sidang Mahkamah Internasional dan mengikuti rutinitas kerja seorang jaksa bersama anggota-anggotanya dari Den Haag sampai New York melewati Belgrade, Zagreb, Luxemburg dan Washington.
Sementara itu di Bosnia, sepuluh tahun setelah peristiwa Srebrenica, banyak perempuan menanti ditegakkannya keadilan. Mereka adalah orang yang selamat dan bisa meloloskan diri dari pembantaian dan mereka bertanya : apakah Mahkamah Internasional masih dapat dipercaya?
|

|
CCF Salemba
sabtu 15 november pk. 13.00
KINEFORUM
senin 24 november pk. 19.30
kamis 27 november pk. 17.30
|
Nous, les enfants du XXe siècle
karya Vitali Kanevski
1994, 87 minutes, versi asli teks inggris
Vitali Kanevski, sutradara dari “Bouge pas, meurs et ressucite”, menemui anak-anak muda Rusia di berbagai lorong dan gudang, pusat-pusat rehabilitasi dan penjara anak-anak. Ia juga merekam anak-anak jalanan di Saint Petersburg dan Moskow, gelandangan yang tak berbahaya, anak-anak perokok dan juga perampok bahkan pembunuh, untuk membuat sebuah dokumenter realita yang menunjukkan dunia kelam yang bengis.
Kanevski mengajak penonton untuk turun ke jurang neraka dan menyelami jiwa para kriminal, besar maupun kecil. Sebuah film yang keras dan kejam yang menggambarkan sebuah potret masyarakat yang kebingungan dimana walaupun sesungguhnya anak-anak ini adalah korban sosial, mereka tidak dapat menanggung seluruh tanggung jawab ini.
|

|
|
Grand Prix du Festival Dei Popoli et primé au FIPA, 19
|
KINEFORUM
selasa 25 november pk. 17.30
minggu 30 november pk. 14.15
|
Le Prêt, la Poule et l’œuf
karya Claude Mouriéras
2002, 78 minutes, versi prancis teks inggris
“Buusaa” adalah sebuah bank micro kredit dari Ethiopia yang didirikan oleh mantan militan dengan tujuan memberi pinjaman uang bagi mereka yang sangat membutuhkan yang dikumpulkan menjadi peminjam solidaritas.
Claude Mouriéras mengikuti Adam yang berjuang agar wanita-wanita di desanya dapat keluar dari jerat kemiskinan dimana ia juga berusaha menjalankan operasi tersebut... Namun berhadapan dengan kesulitan pengembalian pinjaman, semangat para perwakilan dari “Buusaa” menurun lantaran keragu-raguan klien mereka... Masalah mempertahankan hidup sehari-hari mengajak kita untuk berpikir kembali mengenai konsep ideologis dan menunjukkan bagaimana niatan baik seseorang dapat terbentur pada realitas ekonomis negara-negara di Selatan.
|

|
|
Prix aux festival Cinéma du réel & FIDMarseille, 2002
|
KINEFORUM
kamis 27 november pk. 14.15
|
Les Petits soldats
karya François Margolin
2004, 84 minutes, versi inggris
Setelah 14 tahun terbenam dalam perang sipil, Liberia menjadi sebuah negara yang kosong dimana anak-anak menjadi tentara yang berkeliaran bebas. Berumur antara 9 sampai 17 tahun, laki-laki maupun perempuan. Untuk pertama kalinya mereka menceritakan bagaimana mereka hidup dan menderita. Secara rinci mereka menjelaskan peperangan dan kisah hidup, penculikan, pelucutan, pembunuhan, pemerasan, pemerkosaan... namun juga harapan kanak-kanak mereka : bertemu kembali dengan ayah dan ibu, pergi ke sekolah.
François Margolin menanyai brigade anak-anak dengan nama panggilan perang yang menganggap diri mereka sebagai “pemberontak barbar” yang berjuang melawan pemerintahan. Dalam berbagai kelompok LSM dan MSF (Dokter lintas batas) di Monrovia, anak-anak pengungsi, ex tentara LURD, menemukan kata-kata mereka untuk mengungkapkan kekejaman dan rasa bersalah untuk semua, hasrat untuk kembali ke kehidupan normal.
|

|
KINEFORUM
rabu 26 november pk. 19.30
sabtu 29 november pk. 19.30
|
S21, la machine de mort khmère rouge
karya Rithy Panh
2003, 105 minutes, versi asli teks inggris
Di bawah Pol Pot dan rejim Khmer Merah, antara tahun 1974 dan 1979, lebih dari 20.000 orang ditangkap, diinterogasi, disiksa lalu dieksekusi di pusat rehabilitasi dan hukuman di jantung kota Phnom Penh, S21.
Rithy Panh berusaha memahami bagaimana partai komunis demokratis di Kamboja mengorganisir dan melaksanakan sistem politik eliminasi mereka. Selama hampir tiga tahun, sutradara melakukan pencarian yang panjang dari tawanan yang lolos (tujuh orang selamat), dan juga mantan algojo mereka. Ia berhasil meyakinkan kedua pihak yang berlawanan itu untuk memberi kesaksian di lokasi yang sama yang diubah menjadi museum genosida. Mengkonfrontasikan algojo dengan korbannya, Rithy Panh membuat sebuah refleksi yang menakjubkan dari mekanisme pemerintahan totaliter.
|

|
|
Plusieurs prix en Europe, notamment au Festival International des droits de l’Homme – One World, Prague 2004
URTI, Montecarki 2003
Festival International du film des droits de l’Homme, Nuremberg 2003
|